IMQ, Jakarta —
Meski baru saja mendapat tuduhan terbaru dari Apple terkait dengan pelanggaran hak patent aplikasi pada smartphone dan tablet, namun Samsung tak patah arang untuk terus menambah portofolio tablet berbasis Android.
Produk terbaru untuk tablet Samsung adalah Galaxy Tab 2 (7.0). Tapi meski produk anyar, Galaxy Tab 2 ini menjadi tablet termurah yang ditawarkan vendor asal Korea Selatan itu. Hebatnya lagi, tablet teranyar ini sudah mengadopsi Android 4.0 Ice Cream Sandwich.
Sekilas hampir tak ada bedanya antara Samsung Galaxy Tab 2 dengan saudaranya, Galaxy Tab 7.0 Plus. Kedua tablet ini sama-sama menggunakan layar 7" WSVGA (1024 x 600 pixels) PLS LCD, kamera utama 3 megapixel (meski kini menggunakan focus tetap dan bukan auto focus) dan juga front-facing shooter.
Spesifikasi lainnya yang sama-sama digendong kedua tablet entry level ini adalah penyimpanan internal 16GB atau 32GB plus microSD card slot, RAM 1GB dan Wi-Fi, Bluetooth, GPS dan HSPA+.
Namun, Galaxy Tab 2 (7.0) akan menanggalkan lampu kilat LED dan akan memiliki ketebalan lebih dari Galaxy Tab 7.0 Plua – 10,5 mm berbanding 9,9mm. Selain itu, CPU dari Galaxy Tab 2 dipatok di 1GHz, ketimbang 1.2 GHz dan sepertinya chipset Exynos juga tak digunakan pada Galaxy Tab 2.
Sejauh ini belum ada rilis resmi mengenai harga tablet Samsung paling gres ini, tapi seharusnya di bawah harga yang dibanderol pada Galaxy Tab 7.0 Plus, yang saat ini sekitar €320 (Rp3,8 juta). Kabarnya, Galaxy Tab 2 akan mulai dipasarkan pada Maret mendatang.











