IMQ, Jakarta —
PT Mandiri Investasi pada tahun ini berencana mengkaji peluncuran reksa dana berbasis proyek infrastruktur. Perseroan telah mengadakan pembicaraan dengan pemilik dari dua hingga tiga proyek untuk diajak bekerjasama dalam rencana tersebut.
Direktur Utama Mandiri Investasi Abiprayadi Riyanto mengatakan dipilihnya sektor infrastruktur karena memiliki peran yang sangat krusial dalam mendorong perekonomian.
Terlebih setelah ditetapkannya Indonesia sebagai negara yang masuk dalam peringkat layak investasi (investment grade) oleh dua lembaga rating dunia.
"Saat ini kita masih menggodok itu," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/2).
Ia menambahkan untuk setiap proyek dijadikan underlying aset produk reksa dana akan diwujudkan dalam satu produk reksa dana penyertaan terbatas dengan nilai sekitar Rp400 miliar-Rp500 miliar.
Selain itu, pihaknya juga melihat peluang yang cukup besar pada tahun ini dalam menerbitkan produk reksa dana berbasis proyek dengan jangka menengah dan panjang.
"Perseroan memiliki track record yang baik pada industri reksa dana, sehingga kami selalu terbuka melakukan pengembangan produk investasi reksa sana," ulasnya.











