Search:
Thursday, May-24 2012 09:26 WIB
  • AGRI 2,070.960 -14.160 (-0.679%)
  • BASIC-IND 420.090 0.210 (0.050%)
  • BISNIS-27 331.670 -0.480 (-0.145%)
  • COMPOSITE 3,977.910 -3.670 (-0.092%)
  • CONSUMER 1,441.090 -2.550 (-0.177%)
  • DBX 595.160 0.520 (0.087%)
  • FINANCE 496.640 -0.610 (-0.123%)
  • IDX30 339.880 -0.590 (-0.173%)
  • INFRASTRUC 775.890 -2.490 (-0.320%)
  • ISSI 132.550 -0.120 (-0.090%)
  • JII 544.780 -0.670 (-0.123%)
  • KOMPAS100 878.500 -1.020 (-0.116%)
  • LQ45 672.950 -0.940 (-0.139%)
  • MANUFACTUR 1,018.790 -0.840 (-0.082%)
  • MBX 1,133.750 -1.350 (-0.119%)
  • MINING 2,227.460 8.040 (0.362%)
  • MISC-IND 1,238.510 -0.730 (-0.059%)
  • PEFINDO25 460.950 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 290.920 -0.510 (-0.175%)
  • SRI-KEHATI 205.200 -0.360 (-0.175%)
  • TOTAL_MARKET 3,981.580 0.000 (0.000%)
  • TRADE 696.050 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • BNBR-W 1 0 (0.00%)
  • COWL-W 2 1 (100.00%)
  • KBRI-W 1 0 (0.00%)
  • TMPI-W 2 1 (100.00%)
Lembaga Pemeringkat Kembali Benamkan Eropa
Published: 14 Feb 2012 12:20 WIB


IMQ, Jakarta —  Eropa kembali mendapatkan sentimen buruk karena ulah lembaga pemeringkat. Kali ini Moody’s yang menurunkan peringkat dan outlook beberapa negara Eropa.

Moody’s menurunkan outlook Perancis, Austria dan Inggris menjadi negatif, dan menurunkan peringkat utang Italia, Spanyol, Portugal, Slovakia, Slovenia dan Malta.

Pasar keuangan masih mempedulikan pendapat-pendapat dari lembaga pemeringkat utang. Apalagi lembaga pemeringkat yang masuk kategori “the Big Three” seperti S&P’s, Fitch dan Moody’s.

Di tengah sentimen yang sedang membaik karena persetujuan parlemen Yunani terhadap program penghematan pemerintah, pengumuman dari Moody’s langsung merontokkan sentimen positif tersebut.

Ini menunjukkan bahwa Eropa masih rentan dengan isu-isu negatif. Persoalan Eropa belum benar-benar selesai, meskipun Yunani mendapatkan bailout keduanya. Bailout kedua Yunani hanya untuk menambal sementara di tengah menumpuknya utang Yunani. Belum lagi negara-negara lainnya seperti Italia dan Spanyol yang juga sedang disorot masalah utangnya.

Penurunan peringkat tentunya akan meningkatkan tingkat imbal hasil yang dituntut para pembeli obligasi negara-negara itu sehingga meningkatkan biaya pinjaman. Tingkat imbal hasil obligasi 7% seakan menjadi ambang batas penentuan bagi negara tersebut untuk meminta bailout.

Pekan ini event Economic and Financial Affairs Council (ECOFIN) akan menjadi fokus besar para pelaku pasar, di mana akan dibahas masalah bailout kedua Yunani. Ekspektasi akan hasil yang positif begitu tinggi sehingga bila keadaan terjadi sebaliknya tentu akan langsung menekan mata uang euro dan bursa sahamnya.

Hari ini data penting yang ditunggu adalah data hasil survei sentimen ekonomi Jerman dari lembaga survei ZEW. Sejak Juni 2011 hingga kini, sentimen ekonomi berada di teritori negatif yang puncaknya terjadi pada November 2011.

Pesimisme yang muncul terhadap keadaan ekonomi tidak lepas dari situasi regional Eropa yang berada di ambang resesi. Sejak bulan Desember 2011, menurut survei ZEW, pesimisme mulai berkurang. Bulan ini diprediksi -11,8 dari sebelumnya -21,6. Angka di bawah prediksi akan menambah sentimen negatif bagi euro dan bursa saham.

Data penggerak pada pasar Amerika adalah data penjualan ritel. Seperti yang kita ketahui, beberapa pekan belakangan ini, data-data ekonomi AS sedang menunjukkan performa yang bagus. Dan bila data ini juga membaik, akan mengkonfirmasi membaiknya fundamental ekonomi AS. Bila harus dibandingkan dengan keadaan di Eropa, dollar akan mengalami penguatan dan mata uang kawasan Eropa akan semakin terkulai. Bursa saham AS tentu saja akan melanjutkan reli-relinya.

Bila kita melihat grafik satu jam EURUSD, terlihat tren jangka pendek sudah berbalik turun dan berpeluang besar meluncur ke area 1.3090 dengan support terdekat di kisaran 1.3140. Resisten ada di 1.3210.
Author: Ariston Tjendra
-
POPULAR NEWS