Search:
Thursday, May-24 2012 09:21 WIB
  • AGRI 2,085.120 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 419.880 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 332.150 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 3,981.580 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,443.640 0.000 (0.000%)
  • DBX 594.640 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 497.250 0.000 (0.000%)
  • IDX30 340.470 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 778.380 0.000 (0.000%)
  • ISSI 132.670 0.000 (0.000%)
  • JII 545.450 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 879.520 0.000 (0.000%)
  • LQ45 673.890 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,019.630 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,135.100 0.000 (0.000%)
  • MINING 2,219.420 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,239.240 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 460.950 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 291.430 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 205.560 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 3,981.580 0.000 (0.000%)
  • TRADE 696.050 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
  • BNBR-W 1 0 (0.00%)
  • COWL-W 2 1 (100.00%)
  • KBRI-W 1 0 (0.00%)
  • TMPI-W 2 1 (100.00%)
Saham Blue Chips Dilanda Profit Taking
Published: 14 Feb 2012 10:30 WIB


istimewa
IMQ, Jakarta —  Beberapa saham blue chips yang telah menguat signifikan kemarin diperkirakan dilanda aksi ambil untung (profit taking).

Analis Samuel Sekuritas, Yualdo Yudoprawiro mengatakan saham-saham yang diprediksi bakal mengalami aksi ambil untung tersebut antara lain PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

"IHSG sendiri diperkirakan akan kembali bergerak mixed dengan kecenderungan melemah seiring sentimen negatif dari penurunan rating Eropa," terangnya.

Indeks diperkirakan bergerak pada range 3.933–3.988.

Untuk regional, bursa Eropa dan AS ditutup menguat pada perdagangan semalam seiring kabar positif dari parlemen Yunani yang menyetujui penghematan anggaran sebagai syarat untuk mendapatkan bailout senilai US$130 miliar dari Uni Eropa.

Sementara bursa Asia dibuka melemah setelah Moody’s menurunkan peringkat utang 6 negara Uni Eropa termasuk Spanyol (A3), Italia (A3) dan Portugal (Ba3) serta Perancis dan Inggris yang diturunkan outlook-nya menjadi negatif.
Author: Irwen Azhari
-
POPULAR NEWS