IMQ, Jakarta —
Bursa Indonesia masih berpotensi melanjutkan penguatan didorong oleh sentimen positif regional, namun perlu diwaspadai terjadinya aksi profit taking.
"Hal ini lantaran karena secara grafik mingguan IHSG telah mengalami penurunan momentum, sehingga berpotensi masuk ke konsolidasi menengah," demikian diungkapkan Senior Riset HD Capital Yuganur Wijanarko di Jakarta, Selasa (14/2).
Menurutnya, IHSG akan bergerak di kisaran 3.870-4.050. Aksi profit taking akan terjadi pada saham-saham yang sudah mengalami kenaikan paling tajam pada pekan lalu, seperti sektor perbankan dan pertambangan.
Ia merekomendasikan beberapa saham pilihan, antara lain PT Gajah Tunggal Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Astra International Tbk, dan PT Alam Sutera Realty Tbk.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang berpendapat perkiraan penguatan indeks regional, termasuk IHSG, setelah Dow Jones tadi malam (13/2) naik 72,81 poin di tengah masih banyaknya saham secara fundamental 'attractive & technically oversold', maka hari ini akan terkendala oleh tindakan Fitch.
Fitch yang men-downgrade empat bank besar Spanyol, bank terbesar di kawasan Eropa, Santander, menjadi 'A' dengan outlook negatif serta Bank BBVA, Bankia & CaixaBank, sementara S&P men-downgrade 15 bank Spanyol, yang artinya industri perbankan Spanyol secara keseluruhan, dari BICRA (Banking Industry Country Assessment) menjadi 'Group 5 dari Group 4'.
Kondisi ini menyusul di-downgrade-nya Sovereign Rating Spanyol oleh S&P pada 13 Januari 2012 lalu karena kecemasan akan mengalami kesulitan pendanaan. Perbankan Spanyol diperkirakan akan kehilangan 50 miliar euro atas asetnya guna membersihkan kredit macet dalam neracanya serta akibat lemahnya pertumbuhan ekonomi.
Indeks S&P 500 ditutup mendekati level kunci 1.350, sementara Indeks Nasdaq ditutup mendekati level tertinggi dalam 11 tahun terakhir, didorong saham Apple yang naik di atas US$500 per lembar, sementara Indeks Dow Jones ditutup naik sebesar 0,56%, dan diproyeksikan berpotensi menguat ke level 15.000 tahun ini.
"Dengan sentimen positif, IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan sebab terjadi pola bullish harami," kata Edwin.
Ia menghitung bursa Indonesia akan bergerak di kisaran 3.938-3.996.











