IMQ, Jakarta —
Menguatnya bursa regional, khususnya Asia pada awal perdagangan Senin (13/2), memberikan gairah bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk berada pada zona positif.
"Naiknya IHSG seiring dengan positifnya bursa-bursa Asia," ujar seorang pelaku pasar ketika berbincang-bincang dengan IMQ.
Selain itu, sentimen positif ini juga ditopang oleh disetujuinya penghematan fiskal Yunani oleh parlemen sebagai syarat untuk mendapatkan dana talangan baru guna menghindari default.
Pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, IHSG menguat 20,32 poin (0,52%) pada level 3.932,71. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 naik 4,47 poin (0,66%) ke level 683,82.
Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 50.576 kali pada volume 1,494 miliar lembar saham.
Sebanyak 119 saham naik, sisanya 64 saham turun, dan 97 saham tidak bergerak (stagnan).
Untuk saham-saham yang mengalami kenaikan (top gainers) antara lain saham PT Astra International Tbk (ASII) yang naik Rp1.800 ke level Rp73.000, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menguat Rp300 ke level Rp 19.600 dan PT Indosiar Karya Media (IDKM) melesat Rp250 menjadi Rp 3.150.
Sedangkan saham yang melemah (top losers) antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp800 ke Rp39.650, PT Petrosea Tbk (PTRO) merosot Rp400 ke Rp37.500 dan PT Hexindo Adhiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp300 ke Rp9.850.











