IMQ, Jakarta —
Di tengah persaingan yang kian ketat di pasar smartphone, perseteruan antara Apple Inc. dengan Samsung Electronics di ranah hukum juga semakin memanas.
Pekan lalu, Apple meminta sebuah pengadilan federal di California untuk menghentikan penjualan smartphone Samsung Galaxy Nexus karena diduga melanggar patent yang dimiliki Apple.
Dalam gugatan yang diajukan di San Jose, Apple mengatakan Galaxy Nexus melanggar sejumlah patent yang terdapat pada smartphone produksi Apple, yaitu iPhone. Beberapa patent itu antara lain kemampuan untuk membuka kunci (unlock) ponsel dengan menggeser (sliding) gambar dan kemampuan untuk mencari informasi dengan suara.
Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak Samsung terkait dengan gugatan terbaru dari seteru beratnya itu.
Dengan gugatan baru itu, maka berarti Apple kembali menggiring vendor asal Korea Selatan itu kembali ke pengadilan yang sama seperti yang dilakukan pada April tahun lalu.
Dalam kasus sebelumnya, Apple menuduh Samsung secara illegal menjiplak desain iPhone dan iPad dan tampilan ikon dalam layar. Kasus tersebut masih berlangsung, meski pada Desember lalu Apple kalah dalam putusan sela terkait dengan penjualan ponsel Galaxy dan tablet.
Selain kasus yang dibawa ke pengadilan California, Apple dan Samsung juga saling serang dalam lebih dari 20 kasus di sedikitnya 10 negara.











