IMQ, Jakarta —
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) hingga akhir Januari 2012 telah mengeluarkan biaya eksplorasi senilai US$398.794,06 atau sekitar Rp3,58 miliar, yang difokuskan pada eksplorasi pada daerah dalam kontrak karya.
Sekretaris Perusahaan INCO Ratih Amri dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (13/2), mengatakan daerah eksplorasi tersebut antara lain Bukit Petea, Tower 36, Bukit Nayoko dan Bukit Hasan North untuk Sorowako Project Area (SPA) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
"Pelaksana eksplorasi SPA ini dilakukan perseroan bersama dengan pihak ketiga," tuturnya.
Hingga kuartal III-2011 lalu, perusahaan yang sebelumnya bernama PT International Nickel Indonesia Tbk ini mencatatkan penjualan US$ 1miliar atau naik 6,12% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$947,09 juta.
Kenaikan penjualan ini, seiring naiknya harga pokok penjualan 10,12% menjadi US$534,53 juta dari US$485,42 juta.
Namun, INCO mengalami penurunan laba bersih sebesar 2,63% menjadi senilai US$319,86 juta dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar US$328,49 juta seiring jumlah beban usaha perseroan.











