IMQ, Jakarta —
Perusahaan rekayasa asal Jepang, Toyo Engineering, dilaporkan telah mengakuisisi 47% saham perusahaan engineering PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT).
IKPT, perusahaan yang didirikan pada 1982, memiliki banyak pengalaman dalam proyek-proyek EPC (engineering, procurement and construction) di sektor industri minyak dan gas, petrokimia dan kimia, seperti pupuk, infrastrutur, termasuk pembangunan anjungan minyak lepas pantai, pembangkit listrik berbahan bakar LNG dan geothermal.
Setelah menjalin kerjasama yang baik selama lebih dari 20 tahun sejak kolaborasi pertama dalam pembangunan pabrik pupuk, TOYO dan IKPT kini bersama-sama melakukan pembangunan konstruksi pabrik pupuk skala besar di Indonesia, demikian tulis sejumlah media Jepang, Sabtu (11/2).
Pembangunan infrastruktur di Indonesia merupakan sasaran dari promosi bersama sektor swasta Jepang untuk mengekspor beragam produk, teknologi dan know-how.
Dengan potensi dan prospek positif perekonomian Indonesia yang sudah dikenal di seluruh dunia, ini jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asing tak hanya di sektor minyak dan gas, tapi juga perusahaan manufaktur.











