IMQ, Jakarta —
Raksasa telekomunikasi asal Finlandia, Nokia Corp., berencana untuk membuat Nairobi sebagai hub (pusat) global untuk riset dan investasi bagi kawasan India, Timur Tengah dan Afrika.
Rencana vendor telepon seluler terbesar di dunia itu terungkap dalam laporan Daily Nation, Sabtu (11/2).
Nokia memiliki fasilitas riset di 13 lokasi di seluruh dunia, dan Nairobi akan menjadi urat nadi kegiatan riset tersebut, tulis harian Kenya itu mengutip Chief Executive Officer Nokia Stephen Elop.
"Ada perkembangan maju yang terjadi di Kenya. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa saya berada di sini. Saya tidak sedang mengunjungi 54 negara di Afrika. Saya hanya mengunjungi Kenya dan Afrika Selatan," kata Elop.











