IMQ, Jakarta —
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) meresmikan pembukaan rute Surabaya-Bandung sebagai upaya memenuhi permintaan para pengguna jasa transportasi udara pada kedua kota.
Direktur Marketing & Sales Garuda Indonesia M. Arief Wibowo mengatakan selain upaya peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa, rute baru ini juga akan memberikan lebih banyak pilihan rute atau destinasi bagi masyarakat ke dua kota untuk berbisnis dan berlibur.
“Pembukaan rute Surabaya - Bandung merupakan bentuk komitmen perseroan dalam menghubungkan kota-kota penting di Indonesia khususnya Bandung yang memiliki potensi di bidang pariwisata maupun bisnis,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu (11/2).
Arief menambahkan dengan connectivity yang semakin baik antara kota Bandung dengan Surabaya dan kota–kota lainnya seperti Makassar dan Denpasar, maka bisnis akan semakin berkembang dan perekonomian masyarakat kota Bandung khususnya akan semakin meningkat.
Rute Surabaya - Bandung ini, lanjutnya, juga terhubung dengan penerbangan Surabaya-Denpasar dan Surabaya-Makassar, sehingga memudahkan masyarakat Bandung untuk terbang menuju kota-kota tersebut dan sebaliknya masyarakat Makassar, Denpasar, dan Surabaya dapat dengan mudah menuju kota Bandung dan sekitarnya.
Dalam rute ini perseroan akan melayani penerbangan rute Surabaya - Bandung pp setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Surabaya (GA 360) pukul 12.35 WIB dan tiba di Bandung pukul 13.50 WIB.
Pesawat kemudian terbang kembali dari Bandung (GA 361) pukul 14.35 WIB dan tiba di Surabaya pukul 15.55 WIB menggunakan pesawat B737-500 dengan kapasitas sebanyak 96 kursi, terdiri dari 12 kelas bisnis dan 84 kelas ekonomi.
Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan adanya rute baru ini akan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan dan para pengusaha ke kota Bandung, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat Bandung dan sekitarnya.
“Rute baru ini akan semakin memudahkan masyarakat Bandung untuk melaksanakan perjalanan bisnis maupun wisata baik ke Surabaya dan daerah lain maupun sebaliknya,” tuturnya.











