IMQ, Jakarta —
Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional (INACA) menyesalkan tindakan menyalahgunakan narkotika dan obat-obat terlarang dari oknum kru pesawat sehingga dapat membahayakan keselamatan pengguna jasa transportasi udara.
Ketua INACA Emirsyah Satar mengatakan oknum awak pesawat ini telah menyalahgunakan obat-obat terlarang sehingga menimbulkan keresahan pada pengguna jasa transportasi udara.
“INACA sangat menyesalkan tindakan indisipliner yang tidak bertanggung jawab ini,” tegasnya di Jakarta, Jumat (10/2).
Namun, lanjut Emirsyah, pihaknya melihat kasus ini tidaklah memberikan dampak signifikan terhadap prospek industri penerbangan Indonesia.
“Awak pesawat adalah ujung tombak industri penerbangan yang menjunjung tinggi profesionalisme dan dituntut untuk selalu berdisplin,” terangnya.
Sementara itu, Sekjen INACA Tengku Burhanuddin mendesak pilot yang menggunakan narkoba lisensinya untuk segera dicabut.
"Dicabut lisensi terbang, sekaligus black list pada perusahaan penerbangan manapun, akan membuat para pilot berpikir ulang untuk menggunakan narkoba,” katanya.











