IMQ, Jakarta —
Emas berjangka menutup akhir pekan ini, Jumat (10/2), dengan pelemahan sebesar 0,9% mengikuti komoditas lainnya yang juga lesu serta melemahnya indeks di Wall Street.
Selain itu, pelemahan ini dipengaruhi oleh aksi beli investor terhadap dolar AS dan obligasi AS menyusul belum menentunya nasib Yunani meski secara politis program penghematan anggaran sudah disetujui.
Indeks dolar AS menguat menjadi 79,149, dari posisi penutupan Kamis (9/1) di level 78,582.
Euro turun menjadi US$1,3165 dari US$1,3287 pada perdagangan sehari sebelumnya.
Emas untuk pengiriman April turun US$15,90, atau 0,9%, US$1.725,30 per ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange. Selama sepekan ini, emas turun 0,9%.
Keraguan mengemuka terkait dengan situasi di Yunani setelah para pemimpin politik sudah menyetujui langkah penghematan anggaran. Tapi hal itu masih harus mendapatkan persetujuan dari parlemen Yunani agar mendapat kucuran dana talangan dari Uni Eropa dan IMF.











