IMQ, Jakarta —
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan secara konsisten terus melakukan upaya penambahan jumlah investor dari tahun ke tahun.
Direktur Pengembangan BEI, Frederica Widyasari Dewi mengatakan hingga akhir 2011 jumlah total sub rekening di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sudah mencapai 360 ribu atau meningkat sejak adanya penghapusan rekening yang tidak aktif sekitar 200 ribu pada 2009.
“Meski data di KSEI jumlah investor yang memiliki rekening hanya masih sedikit, namun jika dilihat secara keseluruhan investor di pasar modal jumlahnya cukup tinggi,” terangnya di Jakarta, Jumat (10/2).
Frederica juga menambahkan jika melihat jumlah investor pasar modal secara keseluruhan pada seluruh instrumen investasi seperti reksa dana, Surat Utang Negara (SUN), Sukuk maka jumlahnya sudah mencapai sekitar 1 jutaan.
“Jumlah ini sudah cukup besar, namun jangan dibandingkan dengan Singapura, dan Malaysia yang masyarakatnya sudah cukup makmur,” terangnya.
Sementara dalam upaya mendorong jumlah investor melalui pendidikan formal lanjutnya, hal ini dapat dilihat dengan banyak bermunculannya Pojok Bursa di Universitas-universitas di Indonesia.
“Saat ini dari BEI sudah ada upaya melalui sisi pendidikan dengan adanya 70 pojok bursa di 70 universitas di Indonesia, ada juga lomba pojok bursa yang bahkan di salah satu universitas pembukaan sub rekening bisa capai 60.000 dan ada juga olimpiade pasar modal untuk SMA,” terangnya.











