IMQ, Jakarta —
PT Timah Tbk (TINS) telah merealisasikan biaya operasional (operation expenditure/opex) eksplorasi pada Januari 2012 sebesar Rp3,176 miliar. Kegiatan eksplorasinya masih dalam tahapan penyusunan kontrak meter bor periode 2012 sesuai dengan RKAP.
"Sesuai dengan RKAP kegitan eksplorasi kita di Perairan Kundur, Bangka Belitung," kata Sekretaris Perusahaan Abrun Abubakar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/2).
Untuk pemboran di darat diarahkan untuk pemboran pemantapan, yaitu berupa penyiapan RK dan pemanduan penambangan tambang darat serta bor pemantapan untuk persiapan tambang barat. Karena aktivitas pemboran belum di mulai pada Januari 2012, maka belum diperoleh cadangan timah.
"Untuk anggaran modal (capex) pada Januari 2012 ini belum ada," paparnya.
Rencana kegiatan eksplorasi pada Februari 2012, pemboran hanya akan dieksekusi oleh kapal Geotin I dan II. Hal ini disebabkan kontrak meter bor laut tahun 2012 tengah daam proses penyusunan perjanjian kontrak baru. Kapal Geotin 1 dan 2 akan melakukan aktivitas pemboran geolohi di Perairan bangka Barat.











