IMQ, Jakarta —
Bursa Asia melemah pada sesi pertama perdagangan Jumat (10/2) setelah Yunani menyetujui program penghematan anggaran.
Namun, para kreditur internasional mendesak dilakukan ratifikasi terhadap reformasi keuangan itu sebelum mendapatkan dana talangan baru.
Belum tuntasnya program restrukturisasi keuangan Yunani ini membuat investor masih mencemaskan kondisi ekonomi Eropa. Itulah mengapa indeks Kospi turun 0,9%, indeks S&P/ASX 200 melemah 0,5%, dan indeks Hang Seng turun 0,4%.
Untuk indeks Nikkei Stock Average melorot 0,3%, sedangkan indeks Shanghai Composite melemah 0,2%.
Sebenarnya ada sentimen positif dari bursa Wall Street yang menguat semalam setelah mengetahui terjadi kesepakatan di antara pemimpin politik Yunani terkait program penghematan anggaran, ditambah dengan turunnya klaim tunjangan pengangguran di AS.
Namun, para menteri keuangan Eropa menolak untuk meneken pengucuran dana talangan tahap kedua bagi Yunani sebelum parlemen negeri itu menyetujui program penghematan dan reformasi ekonomi.











