IMQ, Jakarta —
Sentimen negatif dari Jepang yang menyatakan tidak akan meneruskan program stimulus moneternya membuat Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah seiring koreksi pada bursa Asia.
Analis Samuel Sekuritas Adrinaus Bias mengatakan IHSG akhir pekan ini diperkirakan akan kembali dibuka melemah seiring koreksi pada bursa Asia.
Selain itu sektor perbankan diperkirakan akan kembali tertekan seiring hasil lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan yield yang turun signifikan menjadi 3,8% dari 4,9% pada lelang sebelumnya.
"Support indeks berada pada level 3.950," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/2).
Pada pembukaan sesi I perdagangan Jumat (10/2), IHSG dibuka turun 6,88 poin (0,17%) ke level 3.972,10. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 merosot 1,67 poin (0,24%) ke level 692,79
Untuk bursa regional, bursa Amerika Serikat kembali bergerak mendatar pada perdagangan semalam dan ditutup menguat tipis seiring sentimen positif dari persetujuan parlemen Yunani pada program penghematan anggaran sebagai syarat bailout dari Uni Eropa.
Sementara bursa Asia pagi ini dibuka terkoreksi seiring pernyataan pemimpin Uni Eropa yang menunda pemberian bailout Yunani hingga 15 Februari 2012 mendatang untuk menunggu implementasi penghematan anggaran di Yunani.











