IMQ, Jakarta —
Pertemuan antara Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos dengan para petinggi partai politik Yunani, Kamis (9/2), untuk membahas langkah penghematan seperti yang dipersyaratkan Uni Eropa dan IMF demi mendapatkan kucuran bailout, ternyata mengalami jalan buntu.
Meski demikian, sebagian besar persyaratan sudah disetujui oleh para pemimpin partai berkuasa dan oposisi. Sementara hal yang menjadi ganjalan bagi tercapainya kesepakatan adalah detil mengenai rencana penurunan uang pensiun, demikian dilaporkan Dow Jones Newswires dan Associated Press.
Namun, kantor perdana menteri Yunani mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa semua partai secara prinsip telah mencapai kata sepakat.
Langkah penghematan anggaran adalah syarat utama bagi Yunani untuk mendapatkan dana talangan baru dari apa yang disebut sebagai troika, yang mencakup bank sentral Eropa (ECB), Uni Eropa dan IMF, yang saat ini membantu Yunani agar terhindar dari kondisi default atau gagal bayar atas utangnya.
Para perwakilan troika dikabarkan langsung bertemu dengan Papademos segera setelah ada kabar para pemimpin politik Yunani belum mencapai satu kata soal austerity atau langkah penghematan.
Kondisi di Yunani yang makin tak menentu itu membuat euro melorot menjadi US$1,343 dari sebelum tersebar berita itu, yakni di US$1,3264.











