IMQ, Jakarta —
Melemahnya bursa Asia pada perdagangan Kamis (9/2) setelah parlemen Yunani gagal menyepakati rencana penghematan anggaran dan sentimen negatif dari rilis data inflasi China, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan terkoreksi.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Yualdo Yudoprawiro mengatakan IHSG dibuka melemah seiring koreksi yang terjadi di bursa Asia pagi ini.
"Investor juga akan mengantisipasi penetapan BI Rate yang diperkirakan akan tetap bertahan di level 6%," ujarnya di Jakarta di Jakarta, Kamis (9/2).
Menurut Yualdo, support indeks hari ini akan berada pada level 3,955.
Pada pembukaan sesi I perdagangan Kamis (9/2), IHSG merosot 10,46 poin (0,26%) ke level 3.978,23, sedangkan indeks saham
unggulan LQ45 melemah 2,64 poin (0,38%) ke level 694,298.
Untuk bursa regional lainnya, bursa AS ditutup menguat tipis pada perdagangan semalam seiring dengan investor yang masih mengantisipasi hasil kesepakatan penghematan anggaran Yunani.
Sentimen positif pada bursa AS datang dari rilis kinerja sepanjang 2011 emiten di indeks S&P 500, dengan 68% kinerja emiten lebih baik dari ekspektasi.











