IMQ, Jakarta —
Global market berakhir mixed di kisaran sempit karena tidak ada isu baru yang dapat menggerakan pasar. Dari Eropa, investor masih menantikan progress Yunani, yang tampaknya tidak memiliki harapan baik ke depannya. Standard & Poor's mengatakan Yunani tidak akan survive bahkan ketika private investor setuju dengan hair cut 70%.
Menurut S&P, eksposur private investor terlalu kecil untuk dapat menolong Yunani, sehingga ECB dan kreditor institusi lainnya juga harus turut menanggung kerugian juga. Oleh karenanya, S&P akan kembali menurunkan rating utang Yunani menjadi selective default dari CC saat ini.
Terlepas dari faktor eksternal, aktivitas perdagangan saham di bursa Jakarta masih didominasi sentimen individual masing-masing emiten. Downgrade ASII oleh Credit Suisse menjadi Underperform (TP baru Rp65,890) telah menekan harga pasarnya kemarin. Valuasi ASII dinilai telah 66% premium dari perusahaan sejenis di bursa luar. Tapi mungkin CS lupa, apakah ada perusahaan otomotif luar yang memiliki unit bisnis motor roda dua, alat berat, coal & mining contractor, plantation, toll road hingga banking?
UBS seperti melihat tiada hari esok di BMRI dengan menjual lebih dari 150 juta saham dalam sebulan terakhir (data dari LOTS). Setelah menjual sebanyak itu, UBS merilis report yang menurunkan estimasi EPS growth hingga 12% di sektor banking, dengan titik berat pada BMRI & BBCA. Pertanyaannya, ke mana lagi mereka foreign investor yang berkantong tebal akan menaruh uangnya di bursa, jika bukan ke saham-saham big-caps macam ASII, BMRI atau BBCA?
Gelagatnya untuk sementara ini foreign funds telah dan akan mengalihkannya ke saham-saham berbasis komoditas, baik batubara, metal maupun perkebunan. Sektor tersebut telah di-upgrade secara masif dalam beberapa pekan terakhir. Banjir di Queensland, sekalipun belum ada laporan separah tahun lalu, namun cukup besar untuk menaikkan sentimen sektor batubara. Penduduk di wilayah banjir, berlomba-lomba dengan berbagai satwa paling mematikan untuk naik ke atap rumah mereka.
Buy untuk mid-term HRUM, BUMI, INDY, PTBA, ITMG, TINS, AALI, BMRI, INTP.











