IMQ, Jakarta —
Dalam memenuhi kebutuhan pilot seiring dengan penambahan armada baru, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menargetkan mempunyai sekitar 1.400 pilot hingga 2015 mendatang.
Direktur Utama PT GIAA Emirsyah Satar menjelaskan saat ini perseroan memiliki lebih dari 1.000 pilot yang sebagian besar merupakan pilot A330 series dan Boeing 737-800 NG.
"Dengan pengembangan armada yang dilaksanakan hingga tahun 2015 mendatang, perseroan akan merekrut sebanyak sekitar 400 pilot," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (9/2).
Emirsyah menambahkan untuk mengisi kebutuhan akan pilot-pilot ini, selain dengan Bali International Flight Academy (BIFA), perseroan juga bekerjasama dengan STPI Curug dan sekolah penerbang lainnya.
BIFA sendiri telah berhasil mendidik sebanyak lima angkatan pilot Garuda dengan jumlah sekitar 125 pilot, dengan angkatan pertama diterima Garuda pada Maret 2010.
"Para pilot angkatan pertama dan kedua telah bekerja menerbangkan pesawat–pesawat Garuda sebagai First Officer (FO), sementara angkatan ketiga dan keempat masih menjalani pendidikan 'typerating' di Garuda Indonesia Training Center (GITC)," terangnya.
Saat ini, lanjutnya, sebanyak 96 siswa pilot Garuda yang terbagi dalam empat angkatan sedang menjalani pendidikan di BIFA.
BIFA merupakan sekolah penerbang berstandar internasional yang menawarkan pendidikan untuk berkarir di bidang industri aviasi sebagai penerbang.
Melalui program pendidikan di BIFA para murid berkesempatan untuk mendapatkan sertifikat Commercial Pilot License (CPL) dengan standar yang tinggi.











