IMQ, Jakarta —
PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) membidik raihan dana maksimal senilai Rp1,3 triliun dari rencana melakukan penerbitan saham baru atau right issue.
Direktur Keuangan FREN Antony Susilo menjelaskan saham baru Seri C yang akan diterbitkan pada pertengahan Februari 2012 ini dilakukan melalui metode Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan akan dilepas pada harga Rp100 per lembar.
"Dana tersebut akan diperoleh dari pelepasan saham baru sekitar 66%, dengan metode HMETD dan rasio 1 banding 2," terangnya di Jakarta, Rabu (8/2).
Antony menambahkan PT Wahana Inti Nusantara yang memiliki 24% di FREN, akan bertindak sebagai standby buyer pada pelaksanaan right issue tersebut.
"Pelaksanaannya pada 20 Februari sampai 6 Maret," ujarnya.
Dana ini, lanjutnya, akan digunakan perseroan untuk pembayaran utang dan membiayai modal kerja perseroan.











