IMQ, Jakarta —
Wall Street sumringah pada perdagangan Rabu (8/2) yang diwarnai dengan menguatnya harga mayoritas saham. Pemacunya adalah kabar yang menyebutkan bahwa Yunani mencapai kesepakatan soal pendanaan baru dengan Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF).
David Kelly, chief market strategist di J.P. Morgan Funds, mengatakan kenaikan indeks yang tidak signifikan ini lebih karena kesepakatan yang dicapai Yunani itu baru sebatas komitmen dan belum ada penandatanganan dan pelaksanaannya.
Yunani akan berkomitmen untuk melaksanakan pemangkasan belanja secara permanen, yang meliputi pemotongan pensiun dan pemangkasan upah minimum sebesar 20%.
Setelah bergerak naik dan turun, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis 5,75 poin menjadi 12.883,95.
Sedangkan indeks S&P 500 naik 2,91 poin, atau 0,2%, menjadi 1.349,96, dengan saham-saham sektor keuangan mencatat kinerja terbaik dan energi menjadi yang terburuk kinerjanya.
Untuk indeks Nasdaq Composite menutup perdagangan dengan kenaikan 11,78 poin, atau 0,4%, menjadi 2.915,86.
Di bagian lain, minyak mentah menutup perdagangan Rabu (8/2) dengan menguat tipis 0,3%. Penguatan tipis ini terjadi setelah dolar AS menguat menyusul tertahannya pergerakan euro terkait dengan perkembangan pembicaraan utang Yunani yang belum tuntas.
Harga minyak mentah untuk pengiriman Maret naik 30 sen menjadi US$98,71 per barel di New York Mercantile Exchange. Padahal sebelum penutupan minyak sempat menembus level psikologis di US$100,09 per barel.
Peningkatan cadangan minyak AS yang lebih rendah dari perkiraan, meski memberikan dukungan bagi harga minyak, namun ini berbeda dengan laporan dari sebuah kelompok perdagangan yang menyebutkan terjadi penurunan tipis.
Sementara itu, setelah tampil impresif sehari sebelumnya, emas harus rela mengakhiri perdagangan Rabu (8/2) di area negatif menyusul aksi ambil untung serta tertahannya pergerakan euro sehingga membuat dolar AS lebih kuat dari mata uang utama dunia lainnya.
Emas untuk pengiriman April anjlok US$17,10, atau 1%, menjadi US$1.731,30 per ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange. Harga emas sebelum penutupan bergerak naik tipis dan turun, dengan posisi tertinggi adalah US$1.754,80 dan terendah US$1.729,10 per ons.
Logam mulia ini menanjak 1,4% pada Selasa setelah berita menyebutkan Yunani sudah hampir sepakat soal persyaratan untuk mendapatkan dana talangan. Namun kenyataannya belum juga tercapai kata sepakat, sehingga pasar meragukan hasil pembicaraan Yunani dengan pimpinan zona euro itu.
Sementara indeks dolar AS menguat menjadi 78,618, dari posisi 78,552 sehari sebelumnya.
Untuk perak pengiriman Maret turun 49 sen, atau 1,4%, menjadi US$33,70 per ons.
Namun tembaga untuk kontrak Maret naik 3 sen menjadi US$3,91 per pons.
Demikian juga dengan platinum untuk kontrak April menguat US$13,30 menjadi US$1.668,10 per ons.











