IMQ, Jakarta —
PT Angkasa Pura II Persero memproyeksikan akan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada 2015 mendatang. Hal ini sehubungan menjadi perusahaan berkelas dunia (world class company) dengan mengelola world class airport.
Menurut Direktur Utama AP II Tri S. Sunoko, untuk melangsungkan IPO, perseroan terlebih dahulu mengoptimalkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia hingga menerapkan sistem manajemen kelas dunia pada semua aspek. Penerapan ini sudah dimulai pada 2011 lalu.
"Selanjutnya, kita akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya melalui operation excellence dan mempersiapkan fasilitas dan infrastruktur untuk pengembangan bisnis di tahun ini," ungkap Tri Sunoko ditemui di Gedung DPR RI, Rabu malam (8/2).
Pada 2013, ia memperkirakan Angkasa Pura II baru seutuhnya bertumbuh (growing). Pertumbuhan ini ditunjukkan dengan memperkuat struktur modal untuk pengembangan usaha, mengembangkan dan mengoptimalkan strategic partnership untuk pengelolaan dan pengembangan bisnis baru, serta meningkatkan sinergi antara bisnis yang ada.
"Dan di 2014, tahunnya untuk loading dengan menciptakan pertumbuhan bisnis yang lebih agresif dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis baru sehingga 2015 siap untuk go public," katanya.
Dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Angkasa Pura II membidik marjin laba bersih sekitar 35% dengan return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing 11% dan 13%.











