IMQ, Jakarta —
PT Angkasa Pura II Persero berencana menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp2,78 triliun pada tahun ini, meningkat 53,24% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya Rp1,81 triliun.
"Sebagian besar capex ini untuk pengembangan bandara di Soekarno Hatta, serta bandara lainnya yang kami kelola," kata Direktur Utama AP II Tri S. Sunoko ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (8/2) malam.
Menurutnya kebutuhan belanja modal akan dipenuhi dari kas internal perseroan dan pinjaman perbankan. Namun, ia enggan mengungkapkan identitas perbankan tersebut. Selain itu, AP II sudah mengalokasikan biaya operasional sepanjang tahun ini sebesar Rp2,07 triliun.
Alokasi biaya operasional atas opex terbesar untuk memenuhi gaji karyawan yang diperkirakan tahun ini mencapai Rp1,03 triliun, beban sewa Rp310 miliar, biaya umum dan aset dibiayakan menelan Rp447 miliar, serta biaya pemeliharaan Rp278 miliar.
Menyoal kinerja, perseroan menargetkan pendapatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan (RKAP) sebesar Rp3,692 triliun. Pendapatan ini dikontribusikan dari pendapatan aeronautika Rp462 miliar, pendapatan aeronautika non ATS sekitar Rp2,44 triliun, pendapatan non aeronautika Rp976,373 miliar, serta pendapatan kargo sekitar Rp78 miliar.
"Dengan RKAP ini, laba bersih 2012 ditargetkan sekitar Rp1,216 triliun," ungkapnya.











