IMQ, Jakarta —
PT Angkasa Pura I Persero berencana menyiapkan investasi sekitar Rp6,02 triliun untuk pengembangan sejumlah bandara di bawah naungannya mulai 2011-2014, di antaranya Bandara Ngurah Rai Bali, Juanda, dan Sepinggan Balikpapan.
Menurut Direktur Komersial AP I Robert Daniel Waloni, perseroan akan mengembangkan delapan bandara dari 13 bandara yang dikelola. Delapan bandara itu adalah Bandara Ngurah Rai Bali yang akan diperluas dan peningkatan fasilitas pendukung dengan menelan dana Rp2,69 triliun. Perluasan ini diharapkan tuntas pada kuartal III 2013.
Pembangunan terminal 2 Bandara Juanda Surabaya yang diperkirakan memakan biaya Rp418 miliar, yang diharapkan selesai pada kuartal IV-2012. Pembangunan terminal dan fasilitas penunjang Bandara Sepinggan dengan nilai investasi Rp1,58 triliun, yang diperkirakan beroperasi pada kuartal II 2013.
Selanjutnya, renovasi terminal Bandara Adisutjipto Yogyakarta dengan anggaran dana Rp90 miliar dan diperkirakan tuntas pengerjaannya pada 2012.
Berikutnya, pembangunan terminal baru dan fasilitas pendukung di terminal Bandara Ahmad Yani Semarang. Pembangunan ini menelan biaya sekitar Rp656,5 miliar dan diharapkan selesai kuartal III 2013. Pengembangan bandara dan renovasi terminal Syamsudin Noor dengan nilai investasi Rp560 miliar dan tuntas pada kuartal IV2013.
Serta perluasan terminal El Tari yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp30 miliar dan selesai pada kuartal IV 2012.
"Nah, dari 13 bandara yang dikelola ada 6 bandara yang merugi pada 2011," tuntasnya.











