IMQ, Jakarta —
PT Angkasa Pura II Persero berhasil mencatatkan pendapatan sekitar Rp3,489 triliun (unaudited) sepanjang 2011. Angka ini meningkat 12,25% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya sebesar Rp3,108 triliun.
"Pendapatan kami disumbang oleh Bandara Soekarno-Hatta yang mencatatkan laba bersihnya 2011 sebesar Rp1,803 triliun," kata Direktur Utama AP II Tri Sunoko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian BUMN, BUMN Kebandarudaraan dan Pelabuhan, bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (8/2).
Ia memaparkan pendapatan perseroan berasal dari bisnis aeronautika air traffic services (ATS) sekitar Rp457,48 miliar, pendapatan aeronautika non ATS sebesar Rp2,187 triliun, pendapatan non aeronautika Rp790,101 miliar, serta pendapatan kargo Rp49,365 miliar.
Seiring dengan meningkatnya pendapatan, jumlah beban usaha pun naik sekitar 11,83% menjadi Rp2,089 triliun pada 2011 dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya sebesar Rp1,868 triliun.
"Pencapaian ini menghasilkan laba bersih 2011 sekitar Rp998,750 miliar," paparnya.
Pada tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan (RKAP) sebesar Rp3,692 triliun. Pendapatan ini dikontribusikan dari pendapatan aeronautika Rp462 miliar, pendapatan aeronautika non ATS sekitar Rp2,44 triliun, pendapatan non aeronautika Rp976,373 miliar, serta pendapatan kargo sekitar Rp78 miliar.
"Dengan RKAP ini, laba bersih 2012 ditargetkan sekitar Rp1,216 triliun," ungkapnya.











