IMQ, Jakarta —
PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) setelah penerbitan obligasi subordinasi berkelanjutan tahap I sebesar Rp1 triliun akan menjaga rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 15%-16%.
Direktur Keuangan BBKP Tri Joko Prihanto mengatakan sebelum obligasi subordinasi ini diterbitkan, CAR perseroan hingga September 2011 tercatat mencapai 13,7%.
“Penerbitan obligasi subdebt ini, selain mendorong CAR perseroan juga mendorong kinerja anak usaha antara lain PT Bank Bukopin Syariah dan Bukopin Finance,” ujarnya di Jakarta, Rabu (8/2).
Pada tahun ini, lanjutnya, perseroan juga membidik pertumbuhan kredit mencapai 20% dibanding hingga Desember 2011 senilai Rp38 triliun.
"Kredit untuk UKM sebesar 58%, komersial 30% dan sisanya konsumer," terangnya.
Hingga September 2011, BBKP telah memiliki jaringan sebanyak 417 kantor yang tersebar di 22 provinsi serta didukung 345 ATM yang tergabung dengan lebih dari 30.000 jaringan, plus Visa International.











