IMQ, Jakarta —
Sepanjang sesi I perdagangan Rabu (8/2), tekanan terhadap Indeks Saham Gabungan (IHSG) terlihat berkurang sehingga indeks mampu bertahan di zona hijau.
"Tekanan indeks berkurang dan IHSG bergerak mixed," ujar Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) di Jakarta, Rabu (8/2).
Menurut Purwoko, sentimen dari wacana IMF memangkas proyeksi pertumbuhan China juga membayangi pergerakan indeks.
Pada penutupan perdagangan sesi I Rabu (8/2), IHSG naik 9,421 poin (0,24%) ke level 3.964,87. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 menguat1,53 poin (0,22%) ke level 691,769.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 70.299 kali pada volume 1,795 miliar lembar saham senilai Rp 2,645 triliun.
Sebanyak 128 saham naik, sisanya 64 saham turun, dan 89 saham tidak bergerak (stagnan).
Untuk saham-saham yang bergerak naik (top gainers), antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp650 ke level Rp28.700, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp400 ke level Rp15.500 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.000 ke level Rp 40.500.
Sedangkan saham yang bergerak turun (top losers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 menjadi Rp55.950, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp650 menjadi Rp 46.100 dan PT Astra International (ASII) turun Rp500 menjadi Rp75.150.











