IMQ, Jakarta —
Ada kondisi yang kontradiktif terkait dengan perusahaan tambang tembaga dan emas Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. Di satu sisi, kehidupan mayoritas masyarakat Papua, yang menjadi lokasi tambang Freeport, masih terbelakang, namun pemegang saham perusahaan ini justru bakal makin tajir.
Hal itu terungkap dalam keterangan tertulis Freeport, Selasa (7/2), bahwa perusahaan ini telah meningkatkan dividen tahunan untuk saham biasa menjadi US$1,25 per saham dari sebelumnya US$1 per saham.
“Kenaikan dividen ini mencerminkan kekuatan keuangan kami dan prospek positif terhadap bisnis kami,” kata James Moffett, chairman Frreport-McMoRan.
Dividen itu akan dibayarkan secara kuartalan, dengan pembayaran tahap awal sebesar 31,25 sen per saham, yang diharapkan dilakukan pada Mei 2012.
Sementara itu, sebelum berita itu dirilis, saham Freeport-McMoRan turun 2,1%.











