IMQ, Jakarta —
Naiknya harga-harga komoditas seperti minyak mentah, emas, nikel dan timah menjadi sentimen positif bagi bursa Indonesia untuk berpeluang menguat terbatas pada perdagangan Rabu (8/2).
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan selain ditopang oleh naiknya harga komoditas, menguatnya indeks Dow Jones pada perdagangan semalam juga memberikan efek positif bagi pergerakan indeks.
"Dow Jones berhasil membalikkan keadaan dari turun di awal perdagangan, kemudian ditutup menguat 33,07 poin (0,26%)," ujarnya melalui pesan singkatnya kepada IMQ.
Edwin menambahkan pergerakan indeks Rabu ini diperkirakan berada pada level support-resistance 3.909-3.985.
Untuk saham-saham yang layak dikoleksi antara lain PT Timah Tbk (TINS), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Sementara itu, Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) Purwoko Sartono mengatakan sentimen negatif dari wacana IMF memangkas proyeksi pertumbuhan China juga membayangi pergerakan bursa regional.
"Hari ini kami proyeksikan tekanan indeks akan berkurang," terangnya.
Indeks, menurutnya, diperkirakan akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 3.934-3.977.











