IMQ, Jakarta —
Citigroup mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan izin resmi dari otoritas China untuk menerbitkan kartu kredit di Negeri Tirai Bambu itu.
Ini jelas menjadi sukses besar bagi Citigroup, karena kelompok bisnis keuangan asal AS ini merupakan bank asing pertama yang mengantongi izin untuk menerbitkan kartu kredit di China, yang memiliki pasar sangat besar.
Dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/2), raksasa perbankan ini mengatakan pihaknya mengantongi persetujuan untuk menerbitkan kartu kredit dari badan pengawas industri kartu kredit China, yakni China Banking Regulatory Commission.
"Persetujuan ini merupakan lompatan besar bagi berlanjutnya ekspansi bisnis Citi di China," kata Stephen Bird, chief executive officer Citi Asia-Pacific.
Citigroup, yang telah menerbitkan kartu debit di China, mengatakan persetujuan untuk menerbitkan kartu kredit itu akan memberikan dorongan kompetitif yang kuat bagi perusahaan.
The Bank of East Asia, yang berbasis di Hong Kong, merupakan satu-satunya perusahaan di luar China daratan yang diizinkan untuk menerbitkan kartu kredit di Negara berpenduduk 1,3 miliar itu.
Selama ini banyak lembaga keuangan asing yang mengeluhkan tertutupnya pasar China bagi perusahaan asing, meski Beijing sudah membuka sebagian pasar di sektor keuangan itu setelah Negara itu masuk sebagai anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 2001 lalu.
Citigroup telah berekspansi ke tiga kota di China tahun lalu, dengan membuka kantor cabang menjadi sebanyak 13 unit dan gerai nasabah menjadi 46.
Selain itu, Citigroup juga mendapatkan persetujuan awal untuk membentuk perusahaan sekuritas patungan dengan menjalin kerjasama dengan Orient Securities Co.











