IMQ, Jakarta —
Negatifnya sentimen regional seperti ekspektasi melemahnya pertumbuhan ekonomi China dan negosiasi utang Yunani dengan kreditur yang belum tuntas membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut melemah pada penutupan sesi I Selasa (7/2).
"Indeks cenderung bergerak melemah akibat minimnya sentimen positif," demikian diungkapkan Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) Purwoko Sartono melalui pesan singkatnya di Jakarta, Selasa (7/2).
Pada penutupan perdagangan sesi I Selasa (7/2), IHSG turun 37,99 poin (0,96%) ke level 3.936,79. Sedangkan Indeks saham unggulan LQ 45 merosot 7,46 poin (1,08%) ke level 686,36.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 57.712 kali pada volume 2,496 miliar lembar saham.
Sebanyak 52 saham naik, sisanya 152 saham turun dan 91 saham tidak bergerak (stagnan).
Untuk saham-saham yang bergerak naik (top gainers) antara lain PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang naik Rp500 ke level Rp47.000, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp450 ke level Rp 15.200 dan PT Petrosea Tbk (PTRO) menanjak Rp300 ke level Rp36.400.
Sementara saham yang turun (top losers) antara lain PT Astra International Tbk (ASII) merosot Rp1.400 ke level Rp75.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp800 ke Rp57.150 dan PT Surya Citra Media (SCMA) turun Rp500 ke level Rp 8.500.











