IMQ, Jakarta —
Harga emas dan logam lainnya terus melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan elektronik di Asia, Selasa (7/2), menyusul menguatnya dolar AS.
Emas berjangka untuk pengiriman April turun 0,1%, atau US$1,30, menjadi US$1.723,60 per ons. Logam mulia ini semakin kehilangan tenaganya setelah anjlok US$15,40 di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange semalam. Namun, harga emas masih menguat sekitar 6,6% dalam sebulan ini.
Sementara harga logam lainnya juga terpuruk di zona merah, seperti tembaga untuk kontrak Maret turun 0,4% menjadi US$3,85 per pons.
Untuk harga perak dan palladium pengiriman Maret masing-masing melemah 0,3% menjadi US$33,65 per ons dan 0,1% menjadi US$705,10 per ons. Sedangkan platinum untuk kontrak April melemah 0,3% menjadi US$1.625,10 per ons.
Pelemahan harga logam ini lebih disebabkan oleh menguatnya dolar AS terhadap euro dan sejumlah mata uang lainnya menyusul lesunya kinerja bursa global.











