IMQ, Jakarta —
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) memproyeksikan pertumbuhan laba bersih sekitar 30% pada 2012. Hal ini didukung oleh peningkatan kualitas aset dan efisiensi biaya.
"Tahun lalu, kami memperkirakan tumbuh di atas 30%," kata Direktur Utama BNI Gatot. M Suwondo usai penandatanganan kerjasama BNI-Waskita Karya di kantor pusat BNI, Senin (6/2).
Ia menargetkan dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sekitar 6-6,7%, maka kredit diperkirakan tumbuh 19% dari realisasi tahun lalu sebesar Rp163,63 triliun. Selain itu, perseroan juga menjaga net interest margin (NIM) di level 5,9%, dengan CAR 15-16%.
Gatot juga mengatakan prseroan akan melakukan divestasi anak usaha, BNI Life. namun, penjualan anak usaha ini masih melihat kinerja hingga kuartal III-2012.











