IMQ, Jakarta —
Emas berjangka melemah dalam perdagangan elektronik di Asia, Senin (6/2), yang dipicu oleh aksi jual yang melanda pasar komoditas, di tengah penguatan dolar AS.
Harga emas untuk pengiriman April turun US$4,00, atau 0,2%, menjadi US$1.736,40 per ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange dalam perdagangan elektronik Asia.
Optimisme mengenai ekonomi AS telah memberikan sentimen positif bagi pergerakan indeks di bursa Asia Senin ini, yang diwarnai oleh lonjakan jumlah tenaga kerja sektor swasta, ditambah dengan positifnya aktivitas manufaktur, sehingga meredupkan peran emas sebagai safe-haven.
Menguatnya dolar AS telah memberikan tekanan lebih pada emas di Asia. Indeks dolar berada di level 79,205, dari 78,969 di Amerika Utara akhir pekan lalu.
Sementara itu, logam lainnya bergerak mengikuti emas, seperti perak untuk pengiriman Maret turun 13 sen menjadi US$33,62 per ons, tembaga untuk kontrak Maret melemah 2 sen menjadi US$3,88 per pons, platinum untuk kontrak April melemah US$10,20 menjadi US$1.621,70 per ons, sementara palladium rontok US$5,85 menjadi US$703,00 per ons.











