IMQ, Jakarta —
PT Waskita Karya Persero menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp17 triliun. Kontrak ini terdiri dari kontrak baru sebesar Rp11,5 triliun dan kontrak yang dialihkan (carry over) sebesar Rp5,5 triliun.
Menurut Direktur Utama Waskita M. Choliq, kontrak ini sebagian diperoleh dari proyek jalan tol Nusa Dua Bali sekitar Rp800 miliar, pembangunan konstruksi tol seksi E2 Tanjung Priok Rp1,2 triliun, W2 Tanjung Priok sekitar Rp190 miliar, serta jalan tol Semarang-Bawean Rp600 miliar.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami mengantongi kontrak sekitar 122 proyek," kata Choliq ditemui di kantor pusat BNI di Jakarta, Senin (6/2).
Dengan perolehan kontrak tersebut, Waskita Karya optimistis mengantongi pendapatan sekitar Rp9 triliun, dengan laba bersih mencapai Rp240 miliar.
Menyoal PT Istaka Karya Persero, perseroan tengah menunggu hasil keputusan Mahkamah Agung (MA) sehubungan perdamaian perseroan dengan para kreditur Istaka Karya.
"Jadi, bila disetujui perdamaian maka kami akan menjadi pemegang saham 71%, kalau tidak disetujui ya tidak sama sekali," tuntasnya.











