IMQ, Jakarta —
Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde akhir pekan lalu memberikan pujian atas peran penting Arab Saudi dalam menstabilkan pasar minyak dan mendukung perekonomian global.
Pernyataan Lagarde itu diberikan saat mengakhiri kunjungan dua harinya negeri petro dolar itu, yang merupakan kunjungan pertamanya sejak ia diangkat untuk memimpin IMF menggantikan Dominique Strauss-Kahn yang mundur terkait kasus pelecehan seksual tahun lalu.
"Perekonomian global dan regional yang konstruktif ini tak lepas dari peran penting Arab Saudi sebagai pemimpin tak hanya di pasar minyak tapi juga dalam perekonomian regional dan global," kata Lagarde, yang juga mantan menteri keuangan Prancis ini.
Di Saudi, Lagarde bertemu dengan Raja Saudi Abdullah, menteri keuangan, gubernur bank sentral dan perwakilan sektor swasta dan masyarakat madani serta para pemimpin kaum perempuan.
Lagarde memberikan acungan jempol atas peran Saudi dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah belitan krisis ekonomi global. Ia juga menyebut bahwa kebijakan kuat dari Saudi dan perhatian pemerintah pimpinan Raja Abdullah terhadap sector keuangan, mampu meredam dampak dari krisis ekonomi global terhadap perekonomian Saudi.
Namun, di balik pujian itu Lagarde juga mengingatkan mengenai tantangan yang dihadapi Saudi, yaitu soal akses terhadap perumahan dan penciptaan lapangan kerja.
Dalam kunjungannya itu, Lagarde juga meminta kerelaan Saudi untuk menambah kontribusi sebesar US$500 miliar (380 miliar euro), dari komitmen saat ini yang hamper mencapai US$390 miliar, untuk membantu negara-negara yang terimbas krisis keuangan.
Arab Saudi, yang merupakan eksportir minyak terbesar dunia, menikmati rekor surplus neraca anggaran pada 2011 sebesar lebih dari US$81 miliar berkat dukungan tingginya harga minyak dunia.











