IMQ, Jakarta —
Produsen pesawat terbang AS, Boeing, telah menemukan kesalahan produksi yang menyebabkan delaminasi pada bagian badan beberapa pesawat jenis 787 Dreamliner.
Harian The Seattle Times melaporkan Senin (6/2) , dengan mengutip sumber yang mengetahui banyak masalah teknis tersebut, bahwa Boeing tengah memeriksa seluruh pesawat yang sudah diproduksi untuk mengetahui masalah tersebut.
Boeing telah menyelesaikan proses perakitan sekitar 50 Dreamliner dan telah mengirimkan lima unit ke All Nippon Airways of Japan.
Pesawat berbadan lebar ini sudah memulai beroperasi tahun lalu setelah lebih dari tiga tahun mengalami penundaan.
Dalam keterangan tertulisnya, Boeing mengatakan kerusakan yang belum teridentifikasi itu berasal dari struktur penunjang pada badan pesawat, yang ditemukan di beberapa unit 787.
Kesalahan teknis juga pernah muncul pada 2010 di pabrik Boeing di Italia. Saat itu tim mekanik melakukan pembenahan yang menyebabkan penundaan peluncuran pesawat hingga tiga tahun.











