IMQ, Jakarta —
Saham-saham sektor komoditas diprediksi akan melanjutkan penguatannya pada awal pekan ini, Senin (6/2).
Demikian diungkapkan Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Yualdo Yudoprawiro di Jakarta, Senin (6/1).
Yualdo menambahkan hal ini dipicu naiknya harga komoditas dunia dengan harga minyak dunia “rebound” ke level US$97,8/barel yang diikuti oleh harga metal dunia seperti nikel naik sebesar 2%, Timah sebesar 1% dan tembaga sebesar 2,6%.
"Resistance indeks hari ini akan berada pada level 4.038," ujarnya.
Pada pembukaan sesi I perdagangan, Senin, indeks dibuka menguat 20,58 poin (0,51%), ke level 4.036,53. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 dibuka menguat 4,83 poin (0,69%) ke level 707.96
Untuk bursa regional, bursa Amerika Serikat ditutup menguat signifikan sekitar 1,5% pada perdagangan akhir pekan lalu memfaktorkan sentimen positif dari rilis data peringkat penggangguran pada bulan Desember yang kembali turun ke level 8,3% lebih baik dari ekspektasi.
Sementara bursa Asia sendiri pagi ini, turut dibuka menguat memfaktorkan sentimen positif dari membaiknya angka pengangguran AS di akhir pekan kemarin.
“Investor masih menantikan hasil negosiasi utang Yunani yang dijadwalkan selesai malam ini,” ulasnya.











