IMQ, Jakarta —
Toyota Motor akhir pekan ini menyatakan niatnya untuk menjual 9,58 juta unit di seluruh dunia pada 2012 setelah terdongkel dari posisi puncak sebagai pabrikan mobil terbesar dunia tahun lalu.
Pekan lalu, Toyota menyebutkan bahwa selama 2011 pihaknya sanggup menjual 7,95 juta unit kendaraan di seluruh dunia, atau turun 6%, setelah pabrikan mobil terbesar Jepang ini mengalami tekanan hebat dari menguatnya yen, bencana gempa dan tsunami serta banjir di Thailand.
Tapi pada 2012, penjualan global merek Toyota sendiri diperkirakan mencapai 8,58 juta unit, sementara merek Daihatsu diproyeksikan dapat terjual 850.000 unit dan produsen truk Hino akan menjual 150.000 unit.
Toyota menjadi pabrikan mobil terbesar dunia sejak 2008, namun berbagai kendala yang dihadapi raksasa otomotif ini pada 2011 membuat posisi puncaknya digeser oleh General Motors, dengan penjualan 9,03 juta unit, dan di tempat kedua diduduki Volkswagen dengan penjualan 8,16 juta unit.
Juru bicara Toyota, Amiko Tomita, mengatakan bahwa tahun ini Toyota akan menambah penjualan di negara-negara berkembang, terutama China, India, Brasil, Thailand, dan Indonesia.
“Di China, kami berharap dapat mendongkrak penjualan sebesar 10%. Kami juga berharap peningkatan penjualan di AS, di mana pasar di negeri ini membaik. Toyota berencana meningkatkan penjualan sebesar 16%,” imbuhnya.











