IMQ, Jakarta —
PT Telkomsel berencana menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar US$1,4 miliar, setara Rp12,544 triliun pada tahun ini.
Menurut Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, kebutuhan capex ini dipenuhi dari pinjaman perbankan pelat merah. Penggunaan capex direncanakan untuk pengembangan broadband di 100 kota, dari yang saat ini sekitar 45 kota.
"Tahun ini, kita fokus pada pengembangan layanan data dan broadband," kata Sarwoto ditemui di kantor Kementerian BUMN, Kamis (2/2).
Selain fokus pada broadband, sambungnya, anak perusahaan Telkom Tbk ini juga akan mengembangkan konten selular (mobile content).











