IMQ, Jakarta —
Meredanya krisis utang Yunani dan naiknya harga harga minyak dunia mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melampaui level psikologis 4.000.
"Pergerakan indeks dibayangi oleh penyelesaian krisis utang Eropa serta beberapa data makroekonomi dari AS," ujarnya di Jakarta, Kamis (2/2) .
Pada perdagangan Kamis (2/2), IHSG ditutup menguat 51,926 poin (1,31%) ke level 4.016,902. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 naik 8,049 poin (1,16%) ke level 703,068.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi pada seluruh pasar mencapai 183.050 kali pada volume 5,353 miliar lembar saham.
Sebanyak 174 saham naik, 64 saham turun, dan 80 saham tidak bergerak (stagnan).
Saham-saham yang mengalami kenaikan dan berada dalam kategori top gainers antara lain PT Astra International Tbk (ASII) yang naik Rp350 kel level Rp78.050, PT Adaro Energy (ADRO) naik Rp90 ke level Rp1.960 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.950 ke level Rp38.850.
Untuk saham-saham yang bergerak turun dan masuk dalam kategori top losers antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang merosot Rp100 menjadi Rp6.650, PT Bank Negara Indonesia Tbkk (BBNI) turun Rp25 menjadi Rp3.600 dan PT Elnusa Tbk (ELSA) melemah Rp10 ke level Rp260.











