IMQ, Jakarta —
Industri reksa dana pada tahun ini diprediksi akan terus bertumbuh dan memiliki prospek yang bagus.
Demikian diungkapkan Direktur Syailendra Capital, Jos Parengkuan di Jakarta, Kamis (2/2).
Menurut Jos, hal tersebut ditopang setelah perekonomian Indonesia memperoleh rating investment grade sehingga otomatis pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan lebih tinggi.
“Ini tentunya memberi pengaruh yang signifikan ke reksa dana saham,” ujarnya
Jos juga menambahkan tahun ini diperkirakan akan ada peralihan dana dari obligasi pemerintah ke saham dan obligasi korporasi.
Hal ini disebabkan obligasi korporasi memiliki suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi pemerintah.
“Dengan begitu pertumbuhan reksa dana fixed income dan campuran agak sedikit menurun dibandingkan tahun lalu, sedangkan reksa dana saham akan tumbuh lebih bagus lagi,” paparnya.











