Search:
Wednesday, Jul-8 2020 08:39 WIB
  • AGRI 1,049.820 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 754.470 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 445.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,808.080 0.000 (0.000%)
  • DBX 913.700 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,079.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.780 0.000 (0.000%)
  • IDX30 422.780 0.000 (0.000%)
  • IDX80 109.770 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 283.980 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 117.730 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 378.300 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 206.020 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 240.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 97.240 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 793.070 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 900.560 0.000 (0.000%)
  • Investor33 368.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 147.300 0.000 (0.000%)
  • JII 546.430 0.000 (0.000%)
  • JII70 181.790 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.690 0.000 (0.000%)
  • LQ45 775.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,194.780 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,386.060 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,286.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 874.680 0.000 (0.000%)
  • MNC36 282.300 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 254.060 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 318.060 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 244.290 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 311.380 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • TRADE 605.830 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Imbas Kenaikan Suku Bunga BI, Rupiah Mulai Jauhi Rp14.000
Published: 31 May 2018 09:21 WIB


IMQ, Jakarta —  Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi (31/5) menguat sebesar 38 poin menjadi Rp13.955, dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.993 per dolar AS.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis, mengatakan adanya Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia insidentil di bawah Gubernur BI yang baru, Perry Warjiyo, yang kembali memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen, tampaknya sudah 'price in' karena pelaku pasar sudah memperkirakan sebelumnya.

"Alhasil, Rupiah pun tidak banyak mengalami pergerakan. Bahkan harapan untuk mengalami kenaikan pun juga tidak terjadi seiring sudah ter- 'price in- nya sentimen tersebut," ujar Reza.

Menurut Reza, pergerakan Rupiah lebih banyak merespons negatif kondisi global setelah mata uang Euro mengalami penurunan dibandingkan Dolar AS setelah pelaku pasar mengkhawatirkan kondisi politik di Italia.

Ia menuturkan, fluktuasi Rupiah yang cenderung berkurang diharapkan masih membuka peluang Rupiah untuk kembali menguat.

"Selain itu, diharapkan sentimen dari dinaikannya suku bunga acuan dapat direspons positif untuk membuka peluang kenaikan Rupiah," kata Reza.

Di sisi lain, pergerakan Dolar AS di pasar valas global cenderung berbalik melemah setelah Euro menguat.

Penguatan Euro terjadi setelah adanya potensi dilakukannya referendum dan koalisi partai untuk mengatasi kemelut politik di pemerintahan Italia.

Adapun Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support Rp13.970 per dolar AS dan resisten Rp13.988 per dolar AS. (*/Ant)
Author: Khansa Padantya
-
POPULAR NEWS