IMQ, Jakarta —
Meski pergerakan indeks sepanjang sesi I perdagangan, Rabu (1/2) dibayangi oleh kecemasan investor akan angka inflasi Januari dan wacana pembatasan Bahan Bakar Minyak serta kenaikan tarif dasar listrik per 1 April mendatang, namun berhasil ditutup pada zona hijau.
"Indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas," ujar Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) Purwoko Sartono di Jakarta.
Pada penutupan perdagangan sesi I siang ini (31/1), IHSG ditutup menguat 9,981 poin (0,25%) ke level 3.951,674. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 naik 1,306 poin (0,19%) ke level 693,463.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 74.781 kali pada volume 2,065 miliar lembar saham.
Sebanyak 118 saham naik, 85 saham turun dan 83 saham tidak bergerak (stagnan).
Untuk saham-saham yang tercatat bergerak naik dan masuk dalam kategori top gainers antara lain saham PT United Tractor Tbk (UNTR) naik Rp900 ke level Rp 29.250, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 ke level Rp 7.000 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp750 ke level Rp57.750
Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan dan masuk dalam kategori top losers antara lain PT Astra Internasional Tbk (ASII) turun Rp400 menjadi Rp78.500, PT Idosat Tbk (ISAT) turun Rp100 menjadi Rp5.350, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp100 menjadi Rp14.100











