Search:
Saturday, Jan-18 2020 07:35 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Laba GMF Aero Asia Tergerus 27,28% di Kuartal I
Published: 16 May 2018 09:37 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk mencatat penurunan laba bersih tahun berjalan pada kuartal I 2018 sebesar 27,28% menjadi US$7,35 juta, dibandingkan periode serupa tahun lalu mencapai US$10,125 juta.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi Rabu (16/5), tergerusnya laba disebabkan meningkatnya kerugian selisih kurs dalam tiga bulan pertama tahun ini sekitar tiga kali lipat atau menjadi US$494.182, dari US$137.586 pada periode serupa tahun lalu.

Selain itu, beban usaha pun membengkak 9,85% menjadi US$102,636 juta per akhir Maret 2018, dibandingkan periode serupa tahun lalu US$93,427 juta.

Anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk harus menanggung kerugian lain-lain sebesar US$235.849 selama kuartal I 2018, dibandingkan kurun waktu serupa tahun ini berhasil mengantongi keuntungan mencapai US$3,218 juta.

Kendati demikian, perseroan mampu mencatat pertumbuhan pendapatan usaha sekitar 9,27% menjadi US$115,927 juta per akhir Maret tahun ini, dari US$106,087 juta.

Adapun total aset selama periode yang berakhir Maret 2018 mencapai US$611,226 juta, dengan liabilitas dan ekuitas masing-masing US$296 juta dan US$314 juta.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS