IMQ, Jakarta —
Ada berita kurang mengenakkan dari raksasa keuangan internasional, Citigroup, bahwa orang yang ikut berjasa menyelamatkan perusahaan itu dari belitan krisis 2008, Richard Parsons, mempertimbangkan untuk meletakkan jabatannya.
Parsons, yang terpilih sebagai chairman Citigroup pada 2009 lalu, akan mundur dari jabatannya setelah tiga tahun berada di posisi puncak perusahaan keuangan asal Amerika Serikat itu, demikian laporan dari The Wall Street Journal, Senin (30/1).
Mengutip pernyataan seorang sumber yang tak disebutkan namanya, suratkabar ini menyatakan bahwa Parsons kemungkinan akan mengumumkan keputusannya ini pada awal Maret.
Menyusul skandal subprime mortgage di AS dan sejumlah keputusan yang banyak dipertanyakan, nyaris membuat Citigroup gulung tikar pada 2008 dan memaksa bank tersebut menerima dana talangan dari pemerintah AS.
Namun, pada 2011, Citigroup mencatat laba sebesar US$11,3 miliar.











