IMQ, Jakarta —
Minyak mentah di pasar Asia, Senin (30/1), melemah menyusul turunnya indeks harga saham berjangka di AS dan anjloknya mayoritas bursa Asia dan menguatnya dolar AS di tengah meningkatnya kecemasan atas krisis utang Yunani.
Harga minyak mentah untuk pengiriman Maret turun 48 sen, atau 0,5%, menjadi US$99,08 per barel selama perdagangan elektronik di Asia.
Pelemahan harga minyak ini melanjutkan penurunan akhir pekan lalu ketika data pertumbuhan ekonomi AS meleset dari perkiraan, sehingga meredupkan prospek permintaan.
Kekhawatiran terhadap permintaan minyak ini mengalahkan ketakutan akan ketegangan antara Iran dengan Uni Eropa terkait dengan keputusan zona euro untuk mengembargo impor minyak Iran.
Sementara itu, Dow Jones Industrial Average futures turun 55 poin menjadi 12.559. Mayoritas indeks di bursa Asia juga melemah hari ini.











