IMQ, Jakarta —
Produsen ban asal Korea Selatan, Hankook Tire, pada akhir 2011 mencatatkan penjualan secara global tumbuh 20,9% atau mencapai KWR (Won Korea) 6,48 triliun dibanding periode 2010 dengan laba operasional mencapai KWR 566,3 miliar.
Vice Chairman & CEO Hankook Tire, Seung Hwa Suh, mengatakan meningkatnya penjualan perseroan didorong pertumbuhan cepat ban UHP (Ultra High Performance) dan pasokan ban OE (Original Equipment).
"Sementara laba operasional sedikit melambat (-8,8%) sebagai akibat dari peningkatan tajam harga bahan baku impor," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/1).
Seung Hwa menambahkan di tengah merosotnya perekonomian, Hankook Tire terus mengalami pertumbuhan yang tidak pernah terjadi sebelumnya pada pasar negara maju yang meningkat sebesar 41% dan 34% pada pasar Eropa dan Amerika Utara, diikuti oleh pertumbuhan dari 20% untuk pasar Asia Pasifik dan Amerika Latin.
"Permintaan untuk ban UHP (Ultra High Performance) terus mengalami peningkatan, di mana ekspansi portofolio peralatan ban yang stabil juga memberikan kotribusi signifikan, sehingga merupakan indikator utama dari peningkatan ekuitas merek dan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk perseroan," paparnya.
Eropa, lanjutnya, memimpin semua pasar dengan akumulasi penjualan ban UHP dengan peningkatan sebesar 59% YoY, sementara penjualan ban UHP di Amerika Utara dan Asia Pasifik masing-masing meningkat sebesar 27% dan 15%.
Sementara pasokan ban OE (Original Equipment) yang dikirim ke produsen mobil untuk dipasang pada pabrik mobil baru mereka, mengalami peningkatan sebesar 52%.
“Meskipun kondisi ekonomi global tidak menentu dan peningkatan tajam harga bahan baku, perseroan tetap mampu melanjutkan pertumbuhan yang tidak pernah terjadi sebelumnya dengan tetap menempatkan prioritas untuk memberikan kualitas dan teknologi terdepan pada produk kami,” katanya.











